Vaksinasi Saat Puasa Disebut Mampu Lebih Bermanfaat

vaksinasi-saat-puasa-disebut-bisa-lebih-bermanfaat-1

Vaksinasi Saat Puasa Disebut Mampu Lebih Bermanfaat

PROSES vaksinasi saat sedang dalam tanda berpuasa disebut bisa memberikan manfaat lebih dan efektif. Hal ini disampaikan Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman. Respon imunitas pada orang yang padahal berpuaasa dinilai lebih luhur dari orang yang tidak berpuasa.

“Sangat tidak menjelma masalah. Malah menjadi kebaikan ketika lagi puasa divaksinasi, ” kata Dicky, Senin (22/3).

Pada berbagai studi, kata Dicky, seseorang dengan telah berpuasa 12 tanda atau menjalani puasa bertambah dari satu hari, respon imunitasnya meningkat dua kali lebih efektif. Pada era berpuasa terdapat peningkatan makrofag.

Makrofag adalah sel istimewa yang terlibat dalam deteksi, fagositosis, dan penghancuran bakteri dan organisme berbahaya yang lain. Makrofag juga berfungsi menghapuskan toksin.

“Jadi makrofag itu membersihkan semua sel-sel mati termasuk membersihkan toksin pada dalam tubuh, ” ucap Dicky.

Baca pula:   Wapres Pastikan Vaksinasi tidak Batalkan Puasa

Ketika orang berpuasa selalu terjadi proses autofagi. Metode ini disebut cara awak membersihkan sel-sel yang rusak serta meregenerasi sel-sel. Dicky mengatakan, pada keperluan medis seperti sebelum operasi, anak obat pun diwajibkan untuk berpuasa. Ini yang menjadi pokok vaksinasi tak masalah ketika berpuasa.

“Ketika orang bertarak ini sistem imunitasnya menjelma sensitif dan efektif, ” tutur Dicky.

Dicky mengajukan pada sasaran vaksinasi tertentu seperti memiliki penyakit bawaan penyuntikan vaksin dilakukan menjelang buka puasa. Sehingga kalau terjadi kondisi tak diinginkan bisa diberikan makan & minum.

“Misalnya dia punya pra diabetes atau diabetes yang ringan itu mampu saja (pemberian vaksin) kalau tidak pagi menjelang terang itu mendekati buka puasa melakukan vaksinasi, ” ungkapnya. (OL-5)