Tempat tinggal Ranggon Krisis Lahan, Pemakaman Jenazah Covid-19 Dipindah

Tempat tinggal Ranggon Krisis Lahan, Pemakaman Jenazah Covid-19 Dipindah

Tempat tinggal Ranggon Krisis Lahan, Pemakaman Jenazah Covid-19 Dipindah

TANAH khusus jenazah korban virus korona atau covid-19 di blok AA-1 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur penuh, sehingga pemakaman jenazah baru covid-19 pindah ke tempat lain.

Kepala Dasar Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon, Marton Sinaga, menjelaskan terhitung sejak mulai Rabu (6/5) jenazah terakhir covid-19 dimakamkan di lahan sunyi yang berjarak sekitar 300 meter dari kuburan yang penuh makam di blok AA-1.

Hal itu sebab jumlah jenazah covid-19 tidak sepadan dengan luas lahan yang tersedia. Lahan kosong yang disiapkan buat jenazah korban virus covid-19 cuma bisa mengubur 750 jenazah.  

“Lahan khusus jenazah virus covid-19 dengan kita siapkan luasnya 1. 050 meter persegi untuk 750 jenazah, ” kata Marton dihubungi pada Kantor TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (7/5).

Menurut Marton, lahan seluas 1. 050 meter persegi tersebut itu sudah penuh. Siap, jenazah covid- 19 dimakamkan dalam lahan baru.

Saat ini jenazah covid-19 pemakamannya di lahan kosong seluas 1. 050 meter persegi dalam perbatasan Kampung Baru RW03 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

“Terhitung dari mulai Rabu 6 Mei 2020 kami sudah memakamkan jenazah covid-19 di sana. Sudah 9 jenazah yang dimakamkan di kian terdiri dari 6 laki-laki & 3 perempuan, ” ungkap Marton.

Baca juga:   Covid-19 Melambat, RSUD Kota Bogor Kembali Buka Semua Layanan

Marton menjelaskan TPU Pondok Ranggon memiliki lahan seluas 70 hektare. Dari 70 hektare lahan tersebut itu, sebanyak 69 hektare sudah terisi jenazah.

Lahan pemakaman yang tersisa 1 hektare itu pun sudah digunakan 2. 000 meter persegi untuk memakamkan jenazah covid-19. Marton memprediksi sisa tanah yang tersisa 8. 000 meter itu hanya cukup untuk penguburan 570 orang meninggal.

“Maka mulai September tahun ini, kita tidak lagi memakamkan jenazah baru baik bagi jenazah yang meninggal secara biasa atau sakit biasa maupun jenazah vovid-19 karena lahan persediaan lahan pemakaman di TPU Pondok Ranggon sudah habis, ” jelas Marton.

Patuh Marton, lahan TPU Pondok Ranggon memakamkan orang meninggal karena melempem wajar 17-19 orang per keadaan. Jumlah orang meninggal yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon datang saat ini, sejak dioperasikan pada 1985, totalnya mencapai 75. 906 orang.

Terdiri dari 19. 985 orang Islam yang dimakamkan di arah Islam. Kemudian, 52. 330 orang Kristen yang dimakamkan di golongan Kristen, dan 1. 692 orang Budha yang dimakamkan di arah Budha.

Adapun sebanyak 1. 789 karakter tanpa identitas dan 113 objek kerusuhan Mei 1998, dimakamkan dalam blok khusus.

Sesuai Perda DKI Nomor: 2 tahun 1992, kata Marton, pihaknya hanya bisa melakukan pemakaman dengan sistem tumpang tindih (A-2)