Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di 2021

Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di 2021

Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di 2021

JELANG akhir tahun 2020, Departemen Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah melaksanakan evaluasi dan terus bebenah untuk menyongsong tahun baru 2021.   Menko PMK Muhadjir Effendy menyatakan bahwa fokus pembangunan manusia serta kebudayaan masih akan terus digencarkan dalam rangka mewujudkan visi urusan presiden untuk menciptakan sumber gaya manusia (SDM) yang unggul serta berdaya saing.

“Kemenko PMK sesuai fungsinya itu koordinasi, sinkronisasi, dan pengoperasian akan terus berupaya untuk menyelenggarakan apa yang sudah diamanatkan oleh presiden. Kita akan siapkan SDM-nya mulai dari masa prenatal mematok mereka nantinya siap ketika mengambil usia produktif, ” ujarnya di keterangan resmi, Jumat (11/12).

Salah satu persoalan yang masih dihadapi Nusantara dalam pembangunan SDM ialah stunting. Sebagaimana diketahui, berdasarkan data zaman ini angka stunting di Indonesia masih sebesar 27, 9%.

Muhadjir menguatkan bahwa untuk menjadikan Indonesia jadi negara maju, persoalan stunting harus segera diatasi. Oleh sebab itu, presiden telah menargetkan penurunan stunting pada 2024 diharapkan bisa menyentuh angka 14%.

“Stunting ini bisa menjadi persoalan serius karena bukan cuma fisik yang gagal tumbuh, tetapi juga perkembangan otak yang terhenti. Bayangkan jika ini tidak segera kita atasi maka generasi kita ke depan akan terancam, ” tandasnya.

baca juga:   Kejadian Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat 63% Selama Pandemi

Muhadjir menambahkan kalau di masa pandemi Covid-19, pemerintah khususnya Kemenko PMK juga telah mengupayakan penanganan Covid-19 mulai sejak sisi kesehatan hingga jaring pengaman sosial.

“Saya bisa pastikan untuk jaring pengaman sosial yaitu berupa sandaran sosial, pemerintah masih akan menyampaikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 hingga 2021 nanti. Jadi sekali lagi, untuk bansos masih hendak terus kita bagikan di tahun depan, ” pungkas Muhadjir. (OL-3)