Sarri Sebut Juventus Belum Tampil Menjanjikan

Sarri Sebut Juventus Belum Tampil Menjanjikan

Sarri Sebut Juventus Belum Tampil Menjanjikan

Juventus sukses melenggang ke babak final Coppa Italia setelah bermain imbang 0-0 melayani AC Milan pada leg ke-2 semi-final, Sabtu (13/6) dini hari WIB. Ini adalah laga pertama bagi sepak bola Italia sesudah ditunda tiga bulan imbas pandemi covid-19.

Juventus lolos ke final berkat mengantongi gol tendang saat leg pertama yang berakhir imbang 1-1, meski tampil di bawah performa melawan Milan yang harus berlaku 10 orang selama 73 menit.

Ante Rebic diusir wasit pada menit ke-17 setelah mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai badan Danilo.

Semenit sebelumnya, Juventus juga berpeluang mengecap gol. Namun, peluang emas dibanding titik putih gagal dikonversi Cristiano Ronaldo menjadi gol.

Baca juga: Besar Gol Olmo Bawa Leipzig Balik ke Jalur Kemenangan

Setelah itu, meski unggul jumlah pemain, Juventus kandas menciptakan peluang emas yang berujung gol. Usaha Paulo Dybala & Ronaldo kerap dimentahkan Gianluigi Donnarumma yang tampil apik pada langgar kali ini.

Pelatih Juventus Maurizio Sarri menilai Allianz Arena yang hening dari dukungan para penggemar menghasilkan anak asuhnya tampil di lembah performa. Juventus sempat menguasai sabung hingga pertengahan babak pertama, akan tetapi setelah itu tensi permainan cenderung monoton dan aliran bola Juventus mandek.

“Saya kaget sekaligus puas dalam 30 menit karena kami mengarahkan bola dengan cepat, bahkan pra kartu merah. Namun, setelahnya waktu kami mulai pelan. Intensitas & determinasi kami berkurang, tapi itu adalah risiko bermain di stadion yang kosong, ” ujar Sarri kepada Rai Sport, dilansir daripada Football Italia.

Meski bermain kurang menunjuk-nunjukkan, Sarri mengaku tetap memuji bujang asuhnya yang tak membiarkan pemain Milan menciptakan peluang berbahaya yang mengancam gawang Gianluigi Buffon.

Ia mengucapkan anak asuhnya mengalami situasi yang berbeda dengan pramusim. Menurut Sarri, skuadnya telah mengalami masa suram dalam tiga bulan, sehingga mental dan fisik anak asuhnya belum sepenuhnya fit 100%. (OL-14)