Rusia Bersedia Jadi Tuan Rumah buat Akhiri Konflik Nagorno-Karaba

Rusia Bersedia Jadi Tuan Rumah buat Akhiri Konflik Nagorno-Karaba

Rusia Bersedia Jadi Tuan Rumah buat Akhiri Konflik Nagorno-Karaba

RUSIA menawarkan diri untuk menjelma tuan rumah dalam pembicaraan menuntaskan pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh.

Menteri Sungguh Negeri Rusia Sergei Lavrov mengajukan tawaran tersebut melalui sambungan telepon kepada kedua pihak yang tengah bertempur. Ia meminta keduanya buat menghentikan pertempuran.

Pada Rabu (30/9), Lavrov menelepon Menteri Luar Negeri Armenia dan Azerbaijan. Ia menyampaikan Rusia bersedia menjadi tuan rumah buat mengadakan pembicaraan.

Dalam pertempuran di Nagorno-Karabakh, ada lebih dari 100 objek meninggal yang dilaporkan sejak Minggu.

Baca juga:   Nagorno-Karabakh Langsung Memanas

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin pun mempercakapkan pertempuran itu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui sambungan telepon. Kedua pemimpin itu mengulangi pekik kekuatan dunia agar segera dikerjakan gencatan senjata.

Rusia adalah bagian dibanding aliansi militer dengan Armenia serta memiliki pangkalan militer di negeri tersebut. Namun, Rusia juga mempunyai hubungan dekat dengan pemerintah Azerbaijan.

Armenia mendukung Republik Nagorno-Karabakh yang mendeklarasikan negara sendiri, tetapi tidak pernah secara resmi mengakuinya.

Presiden Azerbaijan Petunjuk Aliyev bersumpah untuk terus bertempur sampai pasukan Armenia meninggalkan provinsi tersebut.

“Kami hanya punya satu sarana: angkatan bersenjata Armenia harus melalaikan tanah kami segera dan minus syarat, ” tuturnya. (BBC/OL-5)