Kemampuan Industri Pengolahan Diprediksi Minus dua, 4%

Kemampuan Industri Pengolahan Diprediksi Minus dua, 4%

Kemampuan Industri Pengolahan Diprediksi Minus dua, 4%

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut kemampuan industri pengolahan diprediksi minus 2, 4% pada akhir tahun ini.

“Pada buku kedua nota keuangan beserta RAPBN 2021, pertumbuhan industri pengerjaan akhir tahun ini diprediksi tertekan sampai minus 2, 4%, ” sahih Agus dalam seminar virtual, Rabu (14/10).

Namun, Kementerian Perindustrian optimistis kinerja industri pengolahan akan tumbuh 4, 7-5, 5% pada 2021. Jadi langkah penting, kementerian telah menetapkan target program substitusi impor sejumlah 35% pada tahun depan.

Mengaji juga:   Ekonomi Diguncang Pandemi, Industri  Mamin  Bisa Tumbuh Nyata

“Mohon dukungannya agar kita mampu mencapai target substitusi impor sejumlah 35% pada 2021. Juga akan dilakukan langkah akselerasi pemulihan ekonomi nasional, ” imbuh Agus.

Pihaknya berharap program substitusi impor tidak hanya menyasar produk, namun juga penggunaan teknologi. Agus pun mengingatkan kalau unutk meraih potensi pasar & unggul dalam kompetisi, pelaku cara harus akrab dengan inovasi serta teknologi. Sebab, hal itu menjadi faktor penting dalam dunia industri.

“Salah satunya melalui peran startup sebagai teknologi provider. Kita bisa merespons dampak pandemi covid-19 dengan menunggangi teknologi, ” pungkasnya. (OL-11)