FSPMI Sumut Siap Unjuk Rasa Dorong RUU Cipta Kerja 16 Agustus

FSPMI Sumut Siap Unjuk Rasa Dorong RUU Cipta Kerja 16 Agustus

FSPMI Sumut Siap Unjuk Rasa Dorong RUU Cipta Kerja 16 Agustus

FEDERASI Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatra Memajukan menyatakan akan terlibat dalam gerak laku unjuk rasa dan mogok kegiatan menolak RUU Cipta Kerja dengan akan digelar serentak di semesta Tanah Air pada 16 Agustus mendatang.

Ketua DPW FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo mengatakan, pihaknya telah menentukan sikap untuk ikut dan dalam rencana unjuk rasa serta mogok kerja besar-besaran secara nasional pada 16-18 Agustus 2020.

“Di Sumut, unjuk rasa akan kami pusatkan di kantor Gubernur dan DPRD provinsi, ” ujarnya, Rabu (22/7).

Sebelum ke titik pusat aksi itu berencana berkumpul di depan Istana Maimun Medan dengan estimasi pengikut sebanyak 5. 000 buruh. Kalau aksi serentak ini tidak serupa ditanggapi, lanjut dia, maka serikat pekerja akan menyuarakan protesnya lebih keras lagi dengan melakukan aksi-aksi lanjutan. Mereka juga menyiapkan opsi untuk mengajukan Judicial Review bila undang-undang tersebut disahkan.

FSPMI Sumut sendiri menginginkan agar RUU Cipta Kegiatan dibatalkan dan aturan ketenagakerjaan balik ke UU Nomor 13 Tahun 2003, tentang Perlindungan Tenaga Kegiatan.   RUU Cipta Kerja diyakini akan mengebiri hak-hak buruh, pertama hak normatif, seperti kepastian kegiatan, kepastian upah dan kepastian sandar sosial.

baca juga:   Pergub New Normal Keluar, Polda Kalsel Siap Disiplinkan Warga

“Namanya selalu sudah cipta kerja, otomatis cuma akan menguntungkan pemodal, ” ujarnya.

Di dalam implementasi UU Ketenagakerjaan saja patuh dia sudah banyak terjadi pelanggaran ketenagakerjaan. Apalagi jika diganti menjelma UU Cipta Kerja, Willy beriktikad akan banyak hak buruh dikurangi. (OL-3)