Dishub DKI Stop Operasi Tiga Kendaraan Travel

Dishub DKI Stop Operasi Tiga Kendaraan Travel

Dishub DKI Stop Operasi Tiga Kendaraan Travel

DINAS Pertalian DKI Jakarta sejauh ini sudah menyetop operasi tiga unit organ milik agen travel.

Sanksi tersebut dikasih lantaran tiga unit kendaraan travel itu kedapatan mengangkut penumpang dengan hendak mudik ke luar Jakarta.

“Ada tiga kendaraan milik travel dengan kita stop operasi, ” membuka Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi Jalan Indonesia, Rabu (6/5).

Syafrin menyebut hukuman itu diberikan guna memberikan buah jera kepada para pengusaha travel. Sebab, ia khawatir apabila tidak diberikan sanksi tersebut, agen travel atau awak pengemudinya akan tetap nekat mengangkut pemudik di jalan lainnya.

“Mereka kita stop kendaraannya saat berada di check poin. Berserakan kita turunkan penumpangnya. Kita kacau mereka mencoba lagi sehingga kesimpulannya kita stop operasi saja, ” jelas Syafrin.

Baca juga:   Langgar PSBB, 6 Restoran Dapat SP 1

Kendaraan tersebut disita oleh pengadilan. Syafrin menjelaskan pemilik kendaraan harus melalui sidang di pengadilan terlebih dulu serta melakukan sanksi yang diputuskan dalam konvensi untuk bisa mengambil kembali organ tersebut.

“Kami kenakan sanksi berdasarkan Peraturan No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Berkepanjangan. Mereka harus mengikuti persidangan & membayar denda terlebih dulu anyar bisa mengambil kendaraan, ” pungkas Syafrin.

Di sisi lain, ia menambahkan hingga kini belum ada bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang dikenakan sanksi karena mengangkut pemudik. Aturan larangan mudik sudah berlaku sejak 24 April semrawut.

Pemerintah khususnya melarang warga untuk mudik dengan daerah asal maupun kawasan tujuan zona merah covid-19. Maksudnya untuk mencegah penularan covid-19. (A-2)