Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Buruh Gedung Tersenyum Bahagia

Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Buruh Gedung Tersenyum Bahagia

Dapat Bantuan Rp600 Ribu, Buruh Gedung Tersenyum Bahagia

SIANG itu  Aula Kantor Kelurahan Tanimulya Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat telah ramai antrean warga yang akan mengambil dana Bantuan Sosial Tunai (BST).

Namun tak seperti antrean pengambilan bantuan sosial pada umumnya. Warga mengantre duduk di dipan berjarak satu meter satu sama lain serta menggunakan masker.

Iwan, 40, warga RT 005/007 Kelurahan Tanimulya Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat berjalan kaki sejauh satu kilometer ke Kantor Kelurahan untuk mengambil dana BST.

“Alhamdulillah uangnya bisa hamba gunakan buat kebutuhan makan sehari-hari, ” kata Iwan setelah menerima BST, Minggu.

Sehari-hari Iwan adalah pekerja bangunan dengan jumlah tanggungan seorang istri dan dua orang bani dalam keluarganya.

“Itu dulu sebelum wabah Covid-19. Penghasilan masih sekitar Rp700 ribu/minggu. Kini jadi tidak ada penghasilan sama sekali, ” ungkapnya.

Tukiman, 68, warga RT 005/007 sambil senyum lega menerima dana tunai setelah mengantre beberapa lama dalam Aula Kantor Kelurahan.

Dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Isyarat Penduduk (KTP), ia datang ke Aula Kantor Kelurahan Tanimulya serasi nomor antrian yang telah ditentukan oleh PT Pos Indonesia.

“Senang seluruhnya dapat bantuan. Satu rumah hanya saya yang kerja. Pekerjaan aku jualan makanan ringan (gorengan aci), pemasukan saya sekitar Rp 30 ribu/hari. Apalagi sedang corona. Sekarang dapat uang (bantuan) ini bagi tambahan beli makanan sehari-hari, ” kata Tukiman.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara hari ini mengunjungi Kelurahan Tanimulya melihat secara tepat proses penyaluran BST.

“Saya ingin menguatkan bantuan benar-benar sampai, ” introduksi Mensos dalam sambutannya saat menyaksikan penyaluran BST di Kantor Kelurahan Tanimulya.

Mensos Ari mengingatkan kepada warga agar uang bantuan digunakan sama dengan mestinya, tidak untuk membeli cerutu ataupun pulsa.

“Buat nambah peralatan anak boleh, terutama yang punya bani. Itu harus didahulukan, ” perkataan bapak dua anak ini.

Data Departemen Sosial mencatat jumlah penerima Bansos Tunai di Provinsi Jawa Barat sebanyak 321. 016 KK dengan dikirimkan melalui PT. Pos dan transfer melalui Bank Himpunan Negeri (Himbara).

Sementara untuk jumlah penerima BST di Kabupaten Bandung Barat sebesar 12. 635 KK.   “Untuk hari ini yg dibayarkan pada Desa Tani Mulya sebanyak 134 KK, ” lanjut Mensos.

BST adalah bantuan sosial yang diberikan negeri untuk membantu keluarga miskin dan rentan yang terdampak Covid-19. Bantuan yang diberikan senilai Rp600. 000/KK per bulan dengan penyaluran semasa tiga  bulan.

BST menyasar 9 juta Kepala Keluarga (KK) di seluruh Indonesia kecuali Provinsi DKI Jakarta;   Kabupaten Bogor meliputi Kecamatan Cibinong, Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Cileungsi, dan Kecamatan Citeureup; Kota Depok; Kota Tangerang; Tanah air Tangerang Selatan; dan Kota Bekasi.

“Penyaluran BST ini melalui kerja sepadan Kemensos dengan PT Pos Indonesia kepada sejumlah keluarga penerima di seluruh Indonesia, ” ungkap Bekas Ikatan Motor Indonesia ini.

Penyaluran BST telah dilaksanakan sejak 22 April lalu, sekaligus merupakan wujud kontrak bahwa negara hadir sesuai secara tagline Kementerian Sosial HADIR. (OL-09)