Airlangga Dapat Sentimen Positif Di Isu PEN dan Vaksinasi

airlangga-dapat-sentimen-positif-di-isu-pen-dan-vaksinasi-1

Airlangga Dapat Sentimen Positif Di Isu PEN dan Vaksinasi

MENKO Perekonomian Airlangga Hartarto yang kerap muncul dalam media sebagai Ketua Komite Penanganan Covid dan Penetapan Ekonomi Nasional (KCP PEN), menjadi salah satu gajah yang banyak mendapatkan sentimen positif dalam pemberitaan media. Hal itu terlihat dibanding hasil survei yang dikeluarkan Indonesia Indicator .

Indonesia Indicator (I2), perusahaan intelijen media dengan menggunakan peranti lunak kecerdasan buatan (AI), mendokumentasikan 10 menteri yang mendapatkan ekspos pemberitaan positif tertinggi dari total 36 menteri dan kepala lembaga setingkat menteri.  

Menteri Pariwisataan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (13. 968 berita), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (13. 879 berita), Menteri Keuangan Sri Mulyani (9. 101 berita), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (8. 808 berita) dan Menteri Sosial Tri Rismaharini (7. 735 berita).  

Lalu Menteri BUMN Erick Thohir (7. 165 berita), Menteri Pertalian Budi Karya (6. 744 berita), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (6. 709 berita), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (6. 191 berita), serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Kaum Basuki Hadimuljono (5. 844 berita).  

Survei ini diambil mulai 24 Desember 2020–12 April 2021 ataupun sejak momentum reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang baru pada 23 Desember 2020 lalu.  

Riset ini menganalisisi data pemberitaan sebesar 4. 655. 176 berita yang berasal dari 5. 963 media online petitih Indonesia, dari media online nasional hingga media online lokal.  

“Dengan memakai kata kunci nama menteri, sistem kecerdasan buatan mengidentifikasi pemberitaan mengenai figur menteri, dan sekaligus mengenali pemberitaan yang memiliki konten-konten pasti, ” kata Kepala Divisi Riset Indonesia Indicator Fanny Chaniago di Jakarta, Rabu (14/4).

“Sentimen positif itu didapatkan dari beberapa aspek, antara lain pemberitaan tentang kinerja menteri, dan pelaksanaan rencana kerja serta terobosan yang dibuat di kementerian itu, dan bagaimana media mencitrakan atau mempersepsikan figur menteri, ” ujar Fanny.

Fanny mencontohkan, untuk Airlangga Hartarto banyak dikaitkan dengan rencana Percepatan Ekonomi Nasional (PEN), optimalisasi investasi untuk tahun 2021, dan mendorong percepatan program vaksinasi nasional.  

“Namun di luar tersebut, sebenarnya dalam pemberitaan Airlangga juga terdapat isu politik, seperti survei elektabilitas, kiprahnya di Golkar, dan dialog Capres 2024, ” kata Fanny. (J-1)