Abu Turnamen Tahun ini Dijadikan Pemanasan Pemain

Abu Turnamen Tahun ini Dijadikan Pemanasan Pemain

Abu Turnamen Tahun ini Dijadikan Pemanasan Pemain

PARA atlet tangkis Indonesia akan memanfaatkan sisa musim turnamen 2020 sebagai medan pemanasan. Turnamen itu tetap dianggap penting meskipun tidak masuk pada hitungan poin Olimpiade Tokyo tahun depan.

Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky mengatakan, ditundanya turnamen akibat pandemi virus korona (covid-19) bisa memengaruhi kebugaran dan permainan atlet. Untuk itu, sisa turnamen tahun ini dijadikan evaluasi dan pemanasan untuk atlet yang akan mengikuti kualifikasi dan berlaga di Olimpiade Tokyo.

“Sejak All England mereka tidak bermain. Jadi saya rasa cukup rupawan untuk ajang pemanasan, ” sekapur Richard saat dihubungi, Minggu (14/6).

Liga Bulu Tangkis Dunia (BWF) sudah merilis jadwal terbaru turnamen internasional dimulai Agustus mendatang. Namun, sisa musim tahun ini tidak mengakar dalam hitungan poin kualifikasi Olimpiade Tokyo. Periode kualifikasi akan dilanjutkan awal 2021.

“Tidak dapat poin enggak ada masalah,     Mereka butuh bertanding, ” ujar Richard.

Baca juga:   Gubernur Tokyo Jamin Pelaksanaan Olimpiade 2021 Aman

Di sektor ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dipastikan lolos Olimpiade Tokyo tahun depan.  

Sementara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja masih harus berjuang mengamankan tiket pesta olahraga sejagad itu sebab masih tertahan di posisi delapan Race to Tokyo.

Sekjen Pengurus Luhur Persatuan Bulu Tangksi Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto mengatakan, pihaknya bisa akan selektif mengikuti turnamen di sisa musim tahun tersebut. Kondisi pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia menjadi alasan.

“Tentu ana juga masih menunggu ketentuan aturan kesehatan dari BWF yang berkoordinasi dengan WHO dan juga negeri penyelenggara, ” kata Achmad. (A-2)