122 Desa di Rejang Lebong Memiliki BUMDes

122 Desa di Rejang Lebong Memiliki BUMDes

122 Desa di Rejang Lebong Memiliki BUMDes

SEBANYAK 122 desa yang tersebar di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, telah memiliki badan usaha milik dukuh (BUMDes). Jenis usaha terbanyak BUMDes tersebut yaitu penyewaan tenda, pertanian, perikanan, dan wisata.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Desma Heryana, di Bengkulu, mengatakan sebanyak 122 kampung mengembangkan potensi yang ada menggunakan BUMDes sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. Di saat pandemi korona, lanjut dia, beberapa BUMDes dalam Kabupaten Rejang Lebong mengembangkan daya di sektor perkebunan pisang dalam lahan tidur.
       
Sebagai contoh, BUMDes Lestari Jaya Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mengembangkan cara perkebunan pisang di atas tanah seluas dua hektare. Pengembangan jalan perkebunan pisang dalam tahap ancang-ancang lahan yang berada di lereng bukit dan rawa-rawa.

Sebelumnya, BUMDes Kekal Jaya membuka toko serbaada ataupun toserba sejak dua tahun terakhir. Selain pisang, kopi dan aren juga menjadi usaha penghidupan awak setempat.

Pengembangan usaha budi daya flora pisang sudah dimasukkan dalam pembiayaan dana desa yang saat tersebut masih proses penyusunan APBDes 2021. Bentuknya dalam penyertaan modal pada BUMDes Lestari Jaya.

Untuk tahap perdana, BUMDes itu akan menanam banana jenis ambon putih dan banana jantan dengan memanfaatkan bibit lokal. Soalnya, jenis pisang ini dinilai memiliki daya tahan hama penyakit serta nilai jual yang tinggi. Harga jual pisang jantan era ini mencapai Rp2. 000 mulai kg dan pisang ambon Rp3. 000 per kg. (OL-14)